Puncak Arus Wisata Lebaran 2026 di Palabuhanratu, Wabup Sukabumi Imbau Utamakan Keselamatan

Sukabumi14683 Views

suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Puncak arus kunjungan wisata pada libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 mulai terasa di kawasan Palabuhanratu. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun mengimbau seluruh wisatawan untuk mengutamakan keselamatan selama menikmati masa libur panjang.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, dalam konferensi pers Operasi Ketupat Lodaya 2026 bersama Pemkab Sukabumi, BMKG, dan Polres Sukabumi di Pos Pengamanan Gadobangkong, Selasa (24/3/2026).

“Hari ini merupakan puncak libur Lebaran. Kami mengimbau masyarakat yang berwisata ke Palabuhanratu untuk selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi ingin menciptakan suasana wisata yang damai, sejuk, dan aman bagi seluruh pengunjung,” ujar Wabup Andreas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang terus siaga menjaga keamanan selama periode libur Lebaran. Meski demikian, ia mengingatkan agar para petugas tetap menjaga kondisi kesehatan demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang siaga di lapangan. Tetap jaga kesehatan agar tugas pengamanan dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, menyambut baik tingginya minat kunjungan wisatawan ke Sukabumi. Namun, ia mengingatkan agar wisatawan tetap berhati-hati, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta mematuhi aturan keselamatan di lokasi wisata.

“Kami optimistis tata kelola pariwisata Sukabumi terus membaik agar semakin aman dan menyenangkan bagi pengunjung,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan pentingnya kesiapan kendaraan bagi wisatawan yang akan menuju kawasan Palabuhanratu, mengingat karakteristik medan jalan yang cukup menantang.

“Masyarakat diminta menggunakan kendaraan yang dalam kondisi prima. Jangan memodifikasi kendaraan barang menjadi angkutan manusia karena sangat berisiko dan dapat menyebabkan fatalitas apabila terjadi kecelakaan,” tegasnya.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, turut memaparkan kondisi cuaca terkini. Ia menyebutkan bahwa meskipun curah hujan relatif lebih rendah dibanding wilayah utara seperti Bogor, kondisi gelombang laut di Palabuhanratu perlu menjadi perhatian serius.

“Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Ini kategori sedang dan tidak boleh diabaikan. Puncak pasang terjadi sejak pukul 11.00 WIB dan mulai surut sekitar pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait, diharapkan momentum puncak arus wisata Lebaran ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman positif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *