UMKM Beras di Kabupaten Sukabumi Terus Tumbuh, Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Sukabumi25424 Views

suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor beras di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren positif. Mulai dari penggilingan padi tradisional, usaha kemasan beras lokal, hingga distribusi hasil panen petani, sektor ini menjadi salah satu penopang penting ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Sukabumi.

Kabupaten Sukabumi sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar di Jawa Barat. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus mendorong peningkatan produksi padi guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat. Produksi padi Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026 bahkan ditargetkan mencapai 876 ribu ton, seiring meningkatnya luas tanam dan penguatan sektor pertanian.

Keberadaan UMKM beras dinilai memiliki peran strategis karena menjadi penghubung antara petani dan konsumen. Para pelaku usaha tidak hanya menjual beras, tetapi juga membantu penyerapan gabah petani lokal agar hasil panen memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

Sejumlah pelaku UMKM beras di Sukabumi mengaku terus menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasaran. Mulai dari proses pemilihan gabah, pengeringan, penggilingan, hingga pengemasan dilakukan dengan standar yang lebih baik agar menghasilkan beras yang pulen dan berkualitas.

“Kepercayaan pelanggan itu yang paling utama. Kami menjaga kualitas beras supaya konsumen puas dan terus kembali membeli produk lokal Sukabumi,” ujar salah seorang pelaku UMKM beras di wilayah Sukabumi.

Selain itu, keberadaan stok beras di Sukabumi juga dipastikan dalam kondisi aman. Berdasarkan hasil pemantauan di gudang penyimpanan dan distribusi pangan, stok beras di wilayah Sukabumi dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan maupun kebutuhan harian.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi pun terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produksi, penyediaan benih unggul, hingga penguatan kemitraan antara petani dan pelaku usaha beras lokal.

Sejumlah konsumen memberikan penilaian positif terhadap kualitas beras lokal Sukabumi. Salah seorang pembeli yang enggan disebutkan namanya mengaku puas karena beras lokal memiliki kualitas yang baik dengan harga yang masih terjangkau.

“Beras lokal Sukabumi kualitasnya bagus, pulen saat dimasak dan harganya masih bersahabat. Saya sekarang lebih memilih membeli produk UMKM lokal,” ungkapnya.

Dengan potensi pertanian yang besar dan dukungan masyarakat terhadap produk lokal, UMKM beras di Kabupaten Sukabumi diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta perekonomian daerah secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *