Luapan Sungai Ciparanje Rendam Ratusan Hektare Sawah, Dinas PU Sukabumi Turun Langsung ke Lokasi

Sukabumi25867 Views

suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diketahui dipicu oleh meluapnya Sungai Ciparanje akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Luapan sungai yang melintasi Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud itu tertahan oleh aliran Sungai Cibuni di bagian hilir, sehingga menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian produktif di kawasan Denuh terendam banjir.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan perintah langsung dari Bupati Sukabumi, Asep Japar, guna memperoleh data primer yang akurat terkait dampak banjir.

“Hari ini kami meninjau langsung dampak banjir akibat meluapnya Sungai Ciparanje atas perintah Pak Bupati. Kami diminta untuk terjun langsung menginventarisasi dan mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian ini,” ujar Uus Firdaus di lokasi.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Dinas PU Kabupaten Sukabumi didampingi oleh Camat Tegalbuleud, jajaran Bidang Sumber Daya Air (SDA), Babinsa, serta Kasi Trantibum setempat guna memastikan pendataan dilakukan secara menyeluruh.

Uus menjelaskan, proses pendataan tidak hanya difokuskan pada kerugian materiil yang dialami masyarakat, tetapi juga mencakup aspek teknis penanganan infrastruktur ke depan. Pihaknya akan melakukan kajian mendalam terkait langkah penanganan, termasuk kemungkinan normalisasi sungai atau perbaikan tanggul.

“Sesuai arahan Pak Bupati, kami melakukan pendataan baik dari sisi kerugian maupun penanganannya. Terlepas nantinya itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang terpenting kami merespons kejadian ini dengan cepat,” jelasnya.

Ia menegaskan, Bupati Sukabumi Asep Japar memiliki perhatian serius terhadap persoalan banjir langganan di wilayah Tegalbuleud agar tidak terus berulang setiap tahun dan berdampak pada masyarakat serta sektor pertanian.

“Prinsipnya Pak Bupati sangat peduli dengan persoalan ini. Harapannya ke depan bisa ditangani dengan baik, sehingga banjir yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah ini tidak terulang kembali,” pungkas Uus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *