suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Cikakak bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi dan jajaran Polsek Cikakak melakukan monitoring lapangan terhadap sejumlah titik terdampak bencana di wilayah Kecamatan Cikakak. Kegiatan ini dilakukan menyusul curah hujan tinggi yang terjadi sejak kemarin malam dan mengakibatkan berbagai kejadian bencana alam.
Curah hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan terjadinya longsor di beberapa titik, banjir di wilayah permukiman warga, serta tertutupnya akses jalan akibat material tanah dan lumpur. Monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lokasi bencana, mengidentifikasi tingkat kerusakan, serta melakukan langkah-langkah awal penanganan dan pengamanan.
Kasi Trantibum Kecamatan Cikakak menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dan unsur terkait dalam menghadapi dampak bencana alam. Tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi masyarakat terdampak, memastikan keamanan lingkungan, serta menginventarisasi kebutuhan mendesak yang diperlukan.
“Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan, baik dampak longsor, banjir, maupun jalan yang tertutup. Hasil pemantauan akan menjadi dasar untuk langkah penanganan selanjutnya,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Sukabumi turut melakukan asesmen awal terhadap kejadian bencana, termasuk pendataan wilayah terdampak, potensi bahaya lanjutan, serta langkah mitigasi yang perlu segera dilakukan. Sementara itu, jajaran Polsek Cikakak melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas di jalur yang terdampak longsor dan banjir, serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari area rawan bencana.
Dalam monitoring tersebut, tim gabungan juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat serta unsur relawan untuk mempercepat proses penanganan darurat, seperti pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan yang tertutup, dan penyaluran bantuan apabila diperlukan.
Pemerintah Kecamatan Cikakak mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi curah hujan tinggi masih dapat terjadi. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi tanda-tanda bencana seperti pergerakan tanah, genangan air yang meningkat, atau akses jalan yang terhambat.
Melalui sinergi antara Kecamatan Cikakak, BPBD, Polsek Cikakak, serta unsur terkait lainnya, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, sehingga dapat meminimalkan dampak dan menjaga keselamatan masyarakat di wilayah Kecamatan Cikakak.











