Kadis Pariwisata Sukabumi Soroti Dugaan Kecurangan Timbangan Ikan, Dinilai Rusak Citra Wisata

Sukabumi26550 Views

suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, angkat bicara terkait dugaan kecurangan timbangan ikan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu yang sempat viral di media sosial. Ia menilai peristiwa tersebut dapat mencoreng citra pariwisata daerah, khususnya di destinasi unggulan pesisir selatan Sukabumi.

Ali Iskandar menyampaikan keprihatinannya atas informasi yang beredar mengenai wisatawan yang mengaku dirugikan saat berbelanja hasil laut di kawasan Pelabuhanratu.

“Memang, ini tidak baik dan sangat memprihatinkan,” ujar Ali Iskandar, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, praktik yang merugikan konsumen seperti dugaan manipulasi timbangan tidak hanya berdampak pada pedagang secara individu, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata Kabupaten Sukabumi.

“Kalau kepercayaan wisatawan terganggu, tentu ini bisa berdampak luas terhadap sektor pariwisata kita,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan tersebut. Dinas Pariwisata telah melakukan koordinasi lintas instansi guna menindaklanjuti laporan yang beredar.

“Sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait, termasuk DKP, PPNP, pihak kelurahan, hingga Plt Camat Pelabuhanratu,” jelasnya.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pelabuhanratu.

Ali juga mengingatkan seluruh pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata dan perdagangan, untuk menjunjung tinggi integritas serta kejujuran dalam setiap transaksi.

“Kepercayaan pengunjung adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pariwisata daerah. Jangan sampai karena ulah segelintir oknum, citra baik yang sudah dibangun menjadi rusak,” pungkasnya.

Pemerintah daerah pun diharapkan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap pelaku usaha di kawasan wisata, guna menjaga kualitas layanan dan kenyamanan wisatawan di Kabupaten Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *