Desa Cibentang Siap Jadi Gerbang Wisata Baru Gunungguruh: Dari UMKM Lokal hingga Magnet Alam Sukabumi

Sukabumi5307 Views

suarapalabuhanratu.com – Sukabumi, Di tengah geliat pembangunan desa berbasis potensi lokal, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mulai menapaki jalan baru sebagai mitra strategis kawasan wisata. Tidak sekadar desa penyangga, Cibentang kini bersiap menjadi gerbang wisata baru yang memadukan kekuatan alam, budaya, dan ekonomi rakyat.

Berada di jalur yang menghubungkan beberapa destinasi unggulan Kecamatan Gunungguruh—seperti Tebing Karangpara, Goa Kutamaneuh, dan Goa Pojoklawang—Cibentang menyimpan keunikan geografis dan sosial yang belum banyak disorot. Namun kini, arah pembangunan desa mulai mengarah pada model sinergi wisata dan UMKM lokal secara menyeluruh.

“Cibentang bukan hanya titik lintas, tapi akan kami jadikan titik singgah. Produk UMKM kita akan menjadi wajah pertama yang menyambut wisatawan,” ujar Kepala Desa Cibentang, dalam sebuah forum musyawarah pembangunan desa.

Dengan mengedepankan pendekatan partisipatif dan gotong royong, warga mulai menghidupkan kembali potensi lama—seperti produksi bata merah, kerajinan genting, serta kuliner tradisional—dengan pendekatan baru: packaging menarik, pemasaran digital, hingga integrasi dengan destinasi wisata sekitar.

Salah satu daya tarik yang mulai dikembangkan adalah Warung Wisata Warga, konsep kedai sederhana berbasis UMKM lokal yang akan menjadi rest area alami bagi wisatawan yang menuju Karangpara atau Goa Kutamaneuh. Di sinilah pengunjung bisa menikmati produk hasil bumi lokal, kopi khas Gunungguruh, hingga kerajinan tangan yang memiliki cerita.

Tak hanya itu, pemuda-pemudi desa yang tergabung dalam Karang Taruna dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga dilibatkan untuk mendesain rute ekowisata alternatif, termasuk tracking alam ringan dari Cibentang menuju tebing Karangpara, yang selama ini hanya diketahui oleh pendaki lokal.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya selfie di Karangpara, tapi juga tahu siapa yang menanam singkong untuk keripik yang mereka beli,” ujar Rina, pelaku UMKM muda dari Cibentang.

Langkah-langkah ini sejalan dengan arahan Kecamatan Gunungguruh yang tengah mendorong desa-desa sekitarnya menjadi simpul ekonomi kreatif berbasis pariwisata. Cibentang menjadi salah satu contoh desa yang tidak menunggu bantuan datang, tetapi bergerak dari potensi yang ada.

Melalui dukungan BumDes dan kemitraan strategis lintas komunitas, Desa Cibentang tengah meretas jalan baru: bukan hanya menjadi desa yang dilalui wisatawan, tapi yang dirindukan untuk dikunjungi kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed